Nilai Ekonomi dan Strategi Pengelolaan Hutan Lindung Blok Kawae KH. Maria/RTK 25 BKPH Maria Donggomasa Dinas LHK Provinsi NTB.

Ahyar (2024) Nilai Ekonomi dan Strategi Pengelolaan Hutan Lindung Blok Kawae KH. Maria/RTK 25 BKPH Maria Donggomasa Dinas LHK Provinsi NTB. Masters thesis, Universitas Terbuka

Text Ι Download


Abstract

Salah satu bagian dari DAS Sari yang merupakan wilayah strategis catchmant area bagi Kota Bima adalah kawasan hutan lindung Blok Kawae.  Kawasan hutan ini berperan sebagai catchmant area bagi Wilayah Kota Bima serta penyangga kehidupan masyarakat Wawo Kabupaten Bima dan sekitarnya. Dalam satu dasawarsa terakhir, kawasan hutan lindung Blok Kawae mendapatkan tekanan kerawanan dalam beberapa hal, terutama tekanan perusakan akibat illegal loging dan perambahan kawasan hutan untuk usaha tani tanaman semusim (jagung).  Tercatat, rata-rata 2 kali dalam sebulan (dimusim kering) terjadi aktifitas ilegal loging (kayu sonokeling) dan lebih dari 60 ha areal kawasan dirambah dan menjadi gundul karena alih fungsi lahan untuk penanaman jagung.  Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis faktor-faktor penyebab langsung kerusakan dan nilai ekonomi kerusakan serta nilai ekonomi sumberdaya alam potensial pada Kawasan Hutan Lindung Blok Kawae; (2) menganalisis aktor/pihak kunci, peran para pihak dan kearifan lokal terkait pengelolaan serta keberlanjutan Kawasan Hutan Lindung Blok Kawae; dan (3) memberikan rekomendasi alternatif kebijakan pengelolaan Kawasan Hutan Lindung Blok Kawae ke depan. Penelitian ini dilakukan pada Kawasan Hutan Lindung Blok Kawae KH. Maria/RTK 25 BKPH Maria Donggomasa Dinas LHK Prov. NTB dengan luas 1.500 hektar, dengan sampel yang digunakan sebanyak 210 responden. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nilai harga HHBK dan nilai harga air untuk menghitung nilai manfaat langsung kawasan hutan, sedangkan manfaat ekologi, pengendali banjir dan reduksi emisi karbon/kredit karbon untuk menghitung nilai manfaat tak langsung kawasan serta nilai keanekaragaman hayati untuk menghitung nilai manfaat pilihan Kawasan. Analisis data yang dilakukan, untuk valuasi ekonomi kawasan menggunakan metode valuasi nilai ekonomi total (Total Economic Value), sedangkan untuk analisis strategi kebijakan menggunakan Analsis SWOT dan Analisis ISM (Interpretive Structural Modelling). Perangkat lunak yang digunakan untuk Analisis ISM adalah aplikasi ISM Profesional 2.0 (Online). Hasil penelitian menunjukan factor penyebab langsung kerusakan Kawasan adalah pembakaran lahan, perambahan kawasan untuk lahan pertanian tanaman semusim/jagung, pengelolaan masyarakat berlebihan, adanya pencurian kayu sonokeling/illegal loging dan pembukaan jalan usaha tani. Sedangkan nilai ekonomi total kawasan HL Blok Kawae adalah sebesar Rp. 61.135.306.500,-. Nilai ekonomi yang dihasilkan dari pengelolaan hutan lestari ini jauh lebih menguntungkan daripada hasil budidaya tanaman semusim (khususnya jagung). Aktor kunci yang berperan dalam pengelolaan Kawasan ini adalah KLHK, Dinas LHK Prov. NTB, BKPH Maria Donggomasa dan Kelompok Perhutanan Sosial (Penerima ijin). Sementara strategi kebijakan kunci yang direkomendasikan adalah distribusi akses Kelola Kawasan dengan pola perhutanan sosial dan penguatan peran Pemerintah Desa/Pemerintah Daerah dalm pengelolaan hutan.

Kata Kunci : Valuasi, Hutan Lindung, Strategi Kebijakan, Perambahan, alih fungsi lahan, illegal loging

Pembimbing 1: Dr. Agus Susanto, M.Si.

Pembimbing 2: Dr. A. Hadian Pratama Hamzah, S.I.P., M.I.L.