Pemodelan Sistem Pengelolaan Sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Tana Tidung dengan Pendekatan System Dynamic.
Parmawati, Tini (2023) Pemodelan Sistem Pengelolaan Sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Tana Tidung dengan Pendekatan System Dynamic. Masters thesis, Universitas Terbuka
Text Ι Download![]()
Abstract
Bertambahnya jumlah penduduk maka akan menghasilkan timbulan sampah yang merupakan hasil buangan dari aktivitas manusia, apabila tidak dilakukan pengelolaan akan berdampak terhadap lingkungan. Masalah pengelolaan sampah di Indonesia diakibatkan beberapa faktor diantaranya kurang memadainya tempat pembuangan sampah, pengomposan masih kurang, dan pengelolaan sampah di TPA dalam penggunaan sistem yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan volume timbulan sampah yang dihasilkan terhadap jumlah penduduk di Kabupaten Tana Tidung dan menganalisis terhadap variabel-variabel dalam model simulasi yang mempengaruhi terhadap peningkatan pengelolaan sampah di Kabupaten Tana Tidung. Metode yang digunakan dengan pendekatan pemodelan system dynamic dengan menggunakan perangkat lunak Powersim. Hasil simulasi menunjukkan model stock flow diagram (SFD) yang dilakukan telah mampu mensimulasikan hubungan jumlah penduduk terhadap timbulan sampah. Semakin meningkat jumlah penduduk di Kabupaten Tana Tidung maka akan meningkatkan timbulan sampah yang dihasilkan, timbulan sampah di Kabupaten Tana Tidung meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Tana Tidung. Skenario pesimis mampu menambah umur zona landfill hingga 2 tahun sampai tahun 2028 dan sudah melebihi luasan 1,8 ha. Sehingga harus dilakukan penambahan luasan ke samping sebesar 3,83 ha namun masih tidak bisa mencukupi. Skenario moderat mampu menambah umur zona landfill hingga 6 tahun sampai tahun 2032 dan sudah melebihi luasan 1,8 ha dan harus dilakukan penambahan luasan ke samping sebesar 3,83 ha. Skenario optimis mampu menambah umur zona landfill hingga 24 tahun sampai tahun 2050 bahkan lebih. Untuk skenario optimis tidak perlu penambahan luasan karena masih mencukupi hingga tahun 2050.
Pembimbing 1: Dr. Endang Hermawan, M.T., M.Si.
Pembimbing 2: Dr. Sri Listyarini, M.Ed
